16 April 2024

Blessedbeyondwords

Keep Explore The Knowledge

Teknologi AR: 10 Technology Modern Augmented Reality

7 min read
Teknologi AR

Halo Sahabat TechnologyKali ini kita akan Bahas Topik Yang Ramai Dibicarakan Dikalangan Teknologi yakni perkembangan Teknologi AR: 10 Technology Modern Augmented Reality.

Penemuan momentum melalui kehadiran Pokemon Go, sebagai contoh fenomena Augmented Reality (AR), menunjukkan bahwa teknologi AR memiliki aplikasi yang jauh melampaui sekadar hiburan semata. Dalam dunia bisnis, teknologi ini membawa dampak yang signifikan dalam berbagai strategi, terus mengalami perkembangan seiring dengan dinamika kebutuhan pasar.

Augmented Reality adalah sebuah inovasi teknologi bandar slot gacor yang mengintegrasikan dunia fisik dengan objek digital yang diciptakan melalui proses komputerisasi, dan dapat diakses secara waktu nyata. Konten AR dapat berupa representasi 2D maupun 3D, yang kemudian diproyeksikan ke dalam lingkungan nyata. Sebagai hasilnya, konten tersebut tampak seolah-olah nyata dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya secara dekat dengan lokasi pengguna saat itu. Untuk mengakses konten AR, pengguna hanya perlu menggunakan perangkat khusus seperti smartphone yang mendukung AR, webcam komputer, kamera, atau bahkan kacamata khusus seperti AR glasses.

Teknologi AR

Teknologi AR: Bagaimana cara kerja AR?

Memahami prinsip dasar teknologi ini menjadi langkah penting sebelum memasuki tahapan pengaplikasian Augmented Reality. Inovasi ini bergantung pada algoritma visi komputer yang bertugas untuk mendeteksi dan melacak fitur-fitur di dunia nyata, kemudian melakukan tumpang tindih dengan konten virtual dalam berbagai bentuk seperti model 3D, video, foto, dan data lainnya.

Untuk menjalankan proses tersebut, diperlukan perangkat eksternal seperti smartphone, tablet, atau bahkan sepasang kacamata dilengkapi dengan kamera. Selain itu, teknik pemetaan 3D memegang peranan penting dalam mencocokkan lingkungan fisik dengan peta digital, sehingga memfasilitasi pengguna dalam menavigasi dan berinteraksi dengan konten virtual yang ditampilkan.

Teknologi AR

Teknologi AR: Contoh Augmented Reality untuk Bisnis

Judul “Teknologi AR: Contoh Augmented Reality untuk Bisnis” merujuk pada pembahasan tentang penerapan teknologi Augmented Reality (AR) dalam konteks bisnis. Augmented Reality adalah sebuah teknologi yang memungkinkan pengguna untuk melihat dunia nyata yang diperkaya dengan elemen-elemen digital yang ditampilkan secara langsung di atasnya.

Dalam konteks bisnis, teknologi ini dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti meningkatkan pengalaman pelanggan, meningkatkan efisiensi operasional, atau bahkan menciptakan produk atau layanan baru. Artikel dengan judul ini kemungkinan akan membahas bagaimana Augmented Reality diterapkan dalam konteks bisnis, mungkin dengan memberikan contoh-contoh kasus penggunaannya serta manfaat yang dapat diperoleh oleh perusahaan.

1. Sektor Pasar e-commerce

Pada era pasca pandemi COVID-19, bisnis e-commerce tetap menjadi primadona dalam ranah perdagangan digital. Namun, dalam tengah popularitas yang semakin meningkat, pengembang e-commerce dihadapkan pada tantangan persaingan yang semakin ketat. Salah satu strategi utama untuk mempertahankan keunggulan kompetitif adalah melalui penerapan teknologi Augmented Reality (AR), yang mampu menciptakan pengalaman visual yang memikat bagi para calon konsumen.

Penggunaan teknologi AR dalam pengembangan aplikasi e-commerce dapat meningkatkan tingkat kenyamanan dan daya tarik pengunjung situs. Sebagai contoh, aplikasi AR e-commerce dapat menyediakan beragam fitur yang sederhana namun ramah pengguna. Untuk memperpanjang waktu kunjungan pengguna, implementasi mini games dengan sistem poin loyalitas dapat menjadi solusi yang efektif. Dengan fitur ini, pengguna diundang untuk berpartisipasi dalam permainan yang bertujuan untuk mengumpulkan poin secara maksimal guna memperoleh hadiah tertentu. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat interaksi pengguna dengan situs e-commerce, yang pada gilirannya dapat meningkatkan peluang konversi menjadi konsumen yang sebenarnya.

2. Sektor teknologi pendidikan

Salah satu contoh penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) yang signifikan adalah dalam konteks pendidikan. Dalam upaya meningkatkan pemahaman anak-anak, para orang tua dapat memperkaya pengalaman belajar mereka melalui penggunaan mainan pendidikan yang didukung oleh teknologi, termasuk AR.

Sebagai ilustrasi, orang tua dapat membeli mainan fisik yang dilengkapi dengan penanda khusus untuk diintegrasikan dengan aplikasi yang berjalan pada tablet atau smartphone. Aplikasi ini dirancang untuk memindai objek-objek di dunia nyata dan menampilkan informasi yang relevan sehubungan dengan objek tersebut secara langsung. Misalnya, ketika objek seperti kelinci dipindai, aplikasi akan menampilkan representasi tiga dimensi dari kelinci beserta dengan informasi detail tentang spesies tersebut.

3. Sektor kesehatan

Penerapan teknologi Augmented Reality (AR) juga memberikan manfaat signifikan dalam sektor kesehatan. Contoh penggunaan Augmented Reality di sektor ini termanifestasi dalam pelatihan calon dokter dan dokter praktik, serta dalam penyediaan layanan kesehatan kepada pasien. Dalam konteks pelatihan, teknologi AR memfasilitasi pemahaman yang lebih baik tentang prosedur operasi dan penanganan penyakit tertentu.

Sebagai contoh, aplikasi AnatomyNow merupakan salah satu contoh aplikasi berbasis AR yang telah membantu tenaga medis dalam memperdalam pemahaman tentang anatomi tubuh melalui pelatihan virtual yang lebih interaktif.

SentiAR adalah contoh lainnya dari penerapan teknologi AR dalam sektor kesehatan. Aplikasi ini menggunakan teknologi hologram untuk mendukung berbagai kebutuhan dalam bidang kesehatan. Di dalam SentiAR, prosedur operasi direpresentasikan melalui hologram yang memungkinkan dokter untuk beroperasi tanpa harus langsung menyentuh organ tubuh pasien, sehingga risiko paparan terhadap kuman dapat diminimalkan.

4. Sektor pasar digital

Media sosial, terutama platform Instagram, telah menjadi salah satu kanal pemasaran digital yang sangat populer, selain TikTok, Facebook, dan YouTube. Filter Instagram, yang merupakan salah satu fitur yang amat diminati oleh pengguna, menawarkan pengalaman yang seru dan interaktif.

Namun, banyak dari pengguna mungkin tidak menyadari bahwa filter tersebut sebenarnya memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR), Penggunaan filter berbasis AR dalam Instagram kini menjadi semakin mudah. Beragam pilihan filter AR tersedia dalam perpustakaan resmi, atau pengguna dapat mengakses filter yang telah digunakan oleh pengguna lain.

5. Sektor pertanian

Penerapan Augmented Reality (AR) dalam sektor pertanian dan peternakan menunjukkan bahwa teknologi ini tidak terbatas pada sektor modern semata. Inovasi AR dapat dengan baik terintegrasi dalam sektor yang telah lama ada, seperti pertanian dan peternakan. Petani memperoleh manfaat signifikan dari penggunaan AR dalam mendeteksi hama secara lebih efisien dan lebih dini.

Teknologi AR memungkinkan pengembangan sistem pengendalian hama yang cerdas, memungkinkan identifikasi dan analisis yang detail terhadap setiap jenis hama. Penting untuk diingat bahwa tidak semua hama berdampak negatif pada tanaman, beberapa di antaranya bahkan dapat memberikan manfaat kepada petani. Dengan sistem yang tepat, petani dapat mengelola hama sesuai dengan sifat dan karakteristiknya. Pendekatan ini pada akhirnya bertujuan untuk membantu petani meningkatkan hasil panen mereka.

6. Sektor branding

Branding yang memiliki dampak viral menjadi kunci keberhasilan mencapai target penjualan secara lebih cepat dan efektif. Tahap branding menjadi esensial karena inilah momen di mana sebuah merek berupaya menanamkan citra dan nilai-nilainya, baik dalam produk maupun layanan, kepada target konsumennya. Kesuksesan branding akan membuat merek tersebut dikenal dan diingat oleh publik dalam jangka waktu yang panjang. Begitu melihat logo atau tagline dari suatu merek, konsumen akan secara instan teringat akan merek tersebut.

Salah satu aplikasi yang kami kembangkan adalah permainan AR artistik yang mengharuskan pemainnya untuk mengumpulkan huruf “RENO” agar dapat memilih latar belakang sesuai dengan preferensi mereka. Latar belakang ini dapat disimpan sebagai wallpaper atau dibagikan melalui akun media sosial pengguna.

7. Sektor ritel

Sejak tahun 2012, perusahaan perabotan terkemuka dunia, IKEA, telah mengadopsi teknologi Augmented Reality (AR) dalam strategi pemasarannya. Melalui aplikasi berbasis AR, IKEA memberikan bantuan kepada calon pembeli dalam menyesuaikan perabotan yang diinginkan dengan ruangan mereka masing-masing. Dengan aplikasi ini, pengguna tidak hanya dapat melihat sejauh mana kesesuaian perabotan tersebut dengan ruang yang dimaksud, tetapi juga dapat memeriksa berbagai aspek, mulai dari warna hingga bahan materialnya. Dengan demikian, calon konsumen dapat membuat keputusan pembelian yang lebih tepat bahkan saat hanya mencoba produk melalui perangkat smartphone mereka.

8. Sektor Siaran

Teknologi Augmented Reality (AR) telah membantu dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap segmen berita tentang bencana alam. Salah satu contohnya adalah implementasi yang dilakukan oleh The Weather Channel melalui penyiar utamanya, Jim Cantore. Melalui penerapan AR, The Weather Channel berhasil mengubah segmen berita mengenai bencana alam menjadi lebih menarik dan membangkitkan rasa ingin tahu masyarakat untuk memahami dan menghindari dampak-dampak tersebut di masa mendatang. Dengan visual yang lebih realistis dan menarik, segmen ini berhasil menarik perhatian penonton, sehingga berhasil meningkatkan peringkat penayangannya.

9. Sektor Permainan

Dengan penerapan teknologi Augmented Reality (AR), pengalaman dalam dunia gaming menjadi lebih mengasyikkan dan memikat. Bayangkan, Anda dapat merasakan sensasi mengejar karakter Pokemon di lingkungan sekitar Anda, meskipun sesungguhnya itu hanyalah objek digital yang diproyeksikan ke dalam dunia nyata melalui layar perangkat Anda. Inilah konsep utama dari Pokemon Go, sebuah game berbasis AR yang menciptakan sensasi luar biasa dan mencengangkan ketika diluncurkan pada tahun 2016.

Selain Pokemon Go, terdapat berbagai contoh game lain seperti Jurassic World, Harry Potter, dan Angry Birds, yang juga menggunakan teknologi AR dan dapat menjadi sumber inspirasi bagi perusahaan Anda, Sebagai contoh, dalam acara GIIAS 2019, MonsterAR berhasil menciptakan sebuah game augmented reality untuk kampanye pemasaran BOSCH. Game ini berhasil menarik minat pengunjung, dan akhirnya membuat stan pameran BOSCH menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi. Para pengunjung penasaran dengan keseruan yang ditunjukkan oleh pengunjung lain yang sedang memainkan game tersebut, sehingga membuat booth BOSCH semakin menarik perhatian.

10. Sektor arsitektur

Manfaat dari penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) sangatlah beragam, mulai dari membantu dalam merencanakan tata letak ruangan hingga menyajikan visualisasi produk yang lebih detail. Hal ini adalah salah satu yang ditawarkan oleh aplikasi iStaging, yang memungkinkan pengguna untuk merasakan konten aplikasi ini dengan lebih mendalam.

Salah satu jenis konten yang paling menarik minat adalah kemampuan untuk merancang ruangan secara visual tanpa harus membeli perabotan terlebih dahulu. Bagi pengembang properti atau pelaku bisnis di bidang properti, aplikasi ini menjadi alat yang sangat berguna dalam memperlihatkan maket bangunan atau desain interior kepada calon klien.

Dalam iStaging, desain, dekorasi, dan perabotan ditampilkan dalam format 3D, sehingga memberikan tampilan yang lebih realistis dan detail. Dengan berbagai manfaat tersebut, konsumen perorangan dapat menghemat waktu dalam proses pemilihan perabotan atau rumah, sementara bagi pengembang properti, aplikasi ini membantu dalam memperoleh efisiensi yang lebih besar dalam upaya pemasaran produk huniannya.

Kesimpulan

Kesimpulan dari judul “Teknologi AR: 10 Technology Augmented Reality Cocok untuk bisnis Anda!” adalah bahwa teknologi Augmented Reality (AR) menawarkan berbagai solusi yang cocok dan bermanfaat bagi bisnis dalam berbagai industri. Dengan keberagaman teknologi AR yang tersedia, bisnis dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, memperkuat branding, meningkatkan efisiensi operasional, dan menciptakan inovasi baru. Dengan demikian, investasi dalam teknologi AR dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi pertumbuhan dan kesuksesan bisnis Anda.

Penutup

Terima kasih kepada pembaca Sahabat Technology, senang bisa berbagi Info, Teknologi AR: 10 Technology Augmented Reality Cocok untuk bisnis anda!

Sampai Berjumpa di Artikel Berikutnya.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *