JAKARTA, blessedbeyondwords.com – Dunia kuliner Prancis memang tidak pernah kehabisan kejutan dengan berbagai hidangan penutup yang menggugah selera. Tarte Tatin menjadi salah satu kue legendaris yang telah mencuri hati pecinta makanan manis di seluruh dunia. Kue apel karamel dengan tampilan terbalik ini memiliki kisah unik di balik penciptaannya yang membuat hidangan ini semakin menarik untuk dicoba.
Berbeda dengan pie apel pada umumnya, Tarte Tatin memiliki keunikan tersendiri dalam proses pembuatannya. Apel yang dikaramelkan dengan mentega dan gula diletakkan di bagian bawah, kemudian ditutup dengan adonan pastry sebelum dipanggang. Saat disajikan, kue ini dibalik sehingga apel karamel berada di bagian atas dengan tampilan yang sangat menggoda. Bagi pecinta kuliner yang ingin mencoba membuat hidangan penutup khas Prancis ini, berikut ulasan lengkapnya.
Mengenal Tarte Tatin dari Prancis

Tarte Tatin merupakan hidangan penutup berupa kue apel karamel yang berasal dari negeri Menara Eiffel. Kue ini termasuk dalam kategori upside-down tart atau tart terbalik karena cara penyajiannya yang unik. Nama Tatin sendiri diambil dari nama keluarga yang pertama kali menciptakan dan mempopulerkan hidangan ini.
Informasi dasar tentang Tarte Tatin:
- Berasal dari Prancis dan tercipta pada tahun 1880-an
- Termasuk jenis kue tart terbalik atau upside-down tart
- Bahan utama menggunakan buah apel dan karamel
- Menggunakan adonan puff pastry atau short pastry sebagai penutup
- Memiliki rasa perpaduan manis dari karamel dan asam dari apel
- Cocok disajikan sebagai hidangan penutup atau camilan sore
Kue apel karamel ini telah menyebar ke berbagai negara dan menjadi salah satu dessert yang paling banyak direproduksi di restoran-restoran ternama. Bahkan banyak koki di Indonesia yang mulai berkreasi dengan versi lokal dari hidangan klasik Prancis ini.
Sejarah Terciptanya Tarte Tatin
Kisah di balik terciptanya Tarte Tatin sangat menarik karena kue legendaris ini lahir dari sebuah kesalahan di dapur. Hidangan penutup yang kini mendunia ini tercipta secara tidak sengaja di sebuah hotel kecil di Prancis pada akhir abad ke-19.
Sejarah lengkap Tarte Tatin:
- Tercipta di Hotel Tatin di Lamotte-Beuvron sekitar tahun 1880
- Lokasi hotel berada 169 km sebelah selatan Paris
- Diciptakan oleh dua bersaudara bernama Stephanie dan Caroline Tatin
- Stephanie memasak apel dengan gula dan mentega terlalu lama hingga hampir gosong
- Untuk menyelamatkan hidangan, ia menutupi apel dengan adonan pastry
- Seluruh wajan kemudian dipanggang dalam oven
- Saat disajikan dengan cara dibalik, tamu hotel justru sangat menyukainya
- Tarte Tatin langsung menjadi hidangan khas hotel tersebut
Kecelakaan memasak yang dialami Stephanie Tatin justru melahirkan salah satu kue paling terkenal di dunia. Video perkenalan tentang kue ini di media sosial bahkan telah ditonton lebih dari 100 juta kali, membuktikan betapa populernya hidangan penutup klasik ini.
Bahan untuk Membuat TarteTatin
Meskipun terlihat mewah dan elegan, bahan-bahan untuk membuat Tarte Tatin sebenarnya cukup sederhana dan mudah didapatkan. Kunci kelezatan kue apel karamel ini terletak pada kualitas bahan dan teknik pembuatan yang tepat.
Bahan utama untuk Tarte Tatin:
- 4 hingga 5 buah apel berukuran sedang
- 100 gram gula pasir untuk membuat karamel
- 80 gram mentega tawar berkualitas baik
- 1 lembar puff pastry siap pakai atau adonan short pastry
- Sejumput garam untuk menyeimbangkan rasa
- Perasan air jeruk lemon secukupnya
- Parutan kulit lemon untuk aroma segar
- Bubuk kayu manis secukupnya sebagai tambahan opsional
Pemilihan jenis apel sangat mempengaruhi hasil akhir Tarte Tatin. Apel jenis Granny Smith atau apel hijau yang memiliki rasa asam dan tekstur keras sangat direkomendasikan karena tidak mudah hancur saat dimasak dan memberikan kontras rasa yang sempurna dengan manisnya karamel.
Bahan Adonan Pastry Homemade
Bagi yang ingin membuat adonan pastry sendiri untuk Tarte Tatin, berikut bahan-bahan yang diperlukan. Membuat adonan sendiri akan memberikan hasil yang lebih renyah dan lezat dibandingkan menggunakan pastry siap pakai.
Bahan untuk adonan short pastry:
- 200 gram tepung terigu protein sedang
- 100 gram mentega dingin yang dipotong dadu kecil
- 50 gram gula halus
- 1 butir kuning telur
- 2 sendok makan air es
- Sejumput garam
- Parutan kulit lemon setengah buah
Adonan pastry untuk Tarte Tatin sebaiknya dibuat terlebih dahulu dan diistirahatkan di lemari es selama minimal 30 menit. Proses pendinginan ini akan membuat adonan lebih mudah dibentuk dan menghasilkan tekstur yang renyah setelah dipanggang.
Cara Membuat Karamel untuk Tarte Tatin
Pembuatan karamel merupakan tahap paling krusial dalam membuat Tarte Tatin. Karamel yang sempurna akan memberikan rasa manis yang kaya dan warna keemasan yang cantik pada kue apel ini.
Langkah membuat karamel:
- Panaskan wajan anti lengket atau loyang tahan panas dengan api sedang
- Taburkan gula pasir secara merata di atas wajan
- Biarkan gula meleleh perlahan tanpa diaduk
- Tunggu hingga gula berubah warna menjadi cokelat keemasan
- Masukkan mentega setelah karamel terbentuk sempurna
- Goyangkan wajan agar mentega dan karamel tercampur rata
- Hindari mengaduk dengan sendok agar karamel tidak mengkristal
- Tambahkan sedikit garam untuk menyeimbangkan rasa manis
Kesabaran sangat diperlukan saat membuat karamel untuk Tarte Tatin. Api yang terlalu besar akan membuat gula gosong dan menghasilkan rasa pahit, sedangkan api yang terlalu kecil akan membuat proses karamelisasi berlangsung terlalu lama.
Cara Menyiapkan Apel untuk Tarte Tatin
Persiapan apel yang tepat akan menentukan tampilan dan rasa akhir dari Tarte Tatin. Potongan apel yang rapi dan seragam akan menghasilkan kue dengan tampilan yang cantik dan profesional.
Langkah menyiapkan apel:
- Cuci bersih apel di bawah air mengalir
- Kupas kulit apel menggunakan pisau pengupas atau peeler
- Belah apel menjadi dua bagian
- Buang bagian tengah dan biji apel dengan hati-hati
- Potong setiap bagian apel menjadi irisan tebal sekitar 1 cm
- Perciki irisan apel dengan air jeruk lemon agar tidak berubah warna
- Siapkan sekitar 20 potongan apel untuk satu loyang
- Susun potongan apel dengan rapi sebelum dimasak
Ketebalan potongan apel untuk Tarte Tatin sebaiknya tidak terlalu tipis agar tidak hancur saat proses pemasakan. Potongan yang cukup tebal akan mempertahankan bentuknya dan memberikan tekstur yang menyenangkan saat digigit.
Langkah Membuat Tarte Tatin
Setelah semua bahan siap, proses pembuatan Tarte Tatin dapat dimulai. Teknik memanggang dengan cara terbalik inilah yang menjadi ciri khas dari hidangan penutup legendaris Prancis ini.
Tahapan membuat Tarte Tatin:
- Tata potongan apel di atas karamel yang sudah dibuat dalam wajan
- Susun apel secara melingkar dengan rapi dan padat
- Masak apel dengan api kecil selama 15 hingga 20 menit
- Pastikan apel sedikit melunak namun tidak hancur
- Keluarkan adonan pastry dingin dari lemari es
- Gilas adonan hingga berukuran sedikit lebih besar dari wajan
- Tutupkan adonan pastry di atas apel karamel
- Sisipkan pinggiran adonan ke dalam wajan
- Tusuk beberapa bagian adonan dengan garpu untuk ventilasi
- Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 180 derajat Celsius
- Panggang selama 25 hingga 30 menit hingga pastry berwarna keemasan
Proses membalik Tarte Tatin memerlukan kehati-hatian karena karamel yang panas dapat menyebabkan luka bakar. Biarkan kue mendingin selama 10 hingga 15 menit sebelum dibalik ke atas piring saji.
Tips Membalik TarteTatin dengan Sempurna
Momen paling menegangkan dalam membuat Tarte Tatin adalah saat membalik kue ke atas piring saji. Teknik yang tepat akan menghasilkan tampilan yang cantik dengan apel karamel yang tertata rapi di bagian atas.
Tips membalik Tarte Tatin:
- Biarkan kue mendingin sebentar namun jangan sampai karamel mengeras
- Siapkan piring saji yang berukuran lebih besar dari wajan
- Letakkan piring saji terbalik di atas wajan
- Pegang wajan dan piring dengan kuat menggunakan lap tebal
- Balikkan dengan gerakan cepat dan yakin
- Angkat wajan perlahan agar kue turun dengan sempurna
- Jika ada apel yang menempel di wajan, pindahkan ke atas kue
- Ratakan karamel yang tersisa di atas permukaan apel
Keberanian dan kecepatan menjadi kunci sukses membalik Tarte Tatin. Gerakan yang ragu-ragu justru akan membuat kue berantakan, sedangkan gerakan yang cepat dan yakin akan menghasilkan tampilan yang sempurna.
Variasi Tarte Tatin yang Bisa Dicoba
Meskipun versi klasik Tarte Tatin menggunakan apel sebagai bahan utama, kue terbalik ini juga bisa dibuat dengan berbagai variasi buah lainnya. Kreativitas dalam memilih bahan akan menghasilkan cita rasa baru yang tidak kalah lezat.
Variasi bahan untuk Tarte Tatin:
- Pir dengan tambahan rempah vanilla untuk rasa yang lebih lembut
- Pisang dengan taburan kelapa parut gaya Indonesia
- Nanas yang memberikan sensasi manis dan asam segar
- Mangga untuk sentuhan tropis yang eksotis
- Tomat ceri dengan bumbu herba untuk versi gurih
- Bawang bombay yang dikaramelkan untuk hidangan pembuka
- Salak dengan kayu manis untuk cita rasa lokal
- Persik atau aprikot untuk variasi musim panas
Penggunaan buah-buahan lokal Indonesia dalam Tarte Tatin menjadi tren baru yang menarik. Kombinasi teknik klasik Prancis dengan bahan lokal menghasilkan fusion dessert yang unik dan akrab di lidah orang Indonesia.
Cara Menyajikan Tarte Tatin
Penyajian yang tepat akan meningkatkan pengalaman menikmati Tarte Tatin. Hidangan penutup klasik ini dapat disajikan dengan berbagai pendamping yang akan memperkaya cita rasanya.
Ide penyajian Tarte Tatin:
- Sajikan dalam keadaan hangat untuk menikmati karamel yang masih lumer
- Tambahkan satu scoop es krim vanilla di sampingnya
- Berikan taburan gula halus di atas permukaan kue
- Sajikan dengan whipped cream segar sebagai pendamping
- Tuangkan saus karamel tambahan jika menginginkan rasa lebih manis
- Pasangkan dengan teh Earl Grey yang memiliki aroma citrus
- Sajikan bersama espresso untuk kontras rasa yang menarik
- Tambahkan daun mint segar sebagai hiasan
Tarte Tatin paling nikmat disajikan dalam waktu 30 menit setelah dipanggang. Pada saat itu karamel masih dalam kondisi lumer sempurna dan pastry dalam keadaan paling renyah.
Kesalahan yang Harus Dihindari
Beberapa kesalahan umum sering terjadi saat membuat Tarte Tatin untuk pertama kalinya. Mengetahui kesalahan-kesalahan ini akan membantu menghasilkan kue apel karamel yang sempurna.
Kesalahan yang perlu dihindari:
- Menggunakan apel yang terlalu matang sehingga mudah hancur
- Memotong apel terlalu tipis yang membuat tekstur menjadi lembek
- Mengaduk karamel saat gula sedang meleleh
- Menggunakan api terlalu besar yang membuat karamel gosong
- Tidak mendinginkan adonan pastry sebelum digunakan
- Memanggang dengan suhu oven yang tidak stabil
- Membalik kue saat masih terlalu panas
- Menunggu terlalu lama sehingga karamel mengeras di wajan
Latihan dan kesabaran akan membuat hasil Tarte Tatin semakin sempurna dari waktu ke waktu. Jangan berkecil hati jika percobaan pertama belum sesuai harapan karena setiap koki handal juga pernah mengalami kegagalan.
Menyimpan TarteTatin dengan Benar
Tarte Tatin memang paling nikmat dinikmati saat baru matang, namun kue ini juga bisa disimpan untuk dinikmati kemudian. Cara penyimpanan yang tepat akan menjaga kualitas rasa dan tekstur kue apel karamel ini.
Cara menyimpan Tarte Tatin:
- Simpan dalam wadah kedap udara pada suhu ruang untuk 1 hingga 2 hari
- Masukkan ke lemari es jika ingin menyimpan lebih dari 2 hari
- Hangatkan kembali dalam oven dengan suhu 150 derajat sebelum disajikan
- Hindari menggunakan microwave karena akan membuat pastry menjadi lembek
- Pisahkan es krim atau whipped cream dan tambahkan saat akan disajikan
- Simpan maksimal 4 hari di lemari es untuk menjaga kualitas terbaik
- Bekukan hingga 1 bulan jika ingin menyimpan lebih lama
- Cairkan di lemari es semalam sebelum dihangatkan
Proses menghangatkan kembali Tarte Tatin yang sudah disimpan akan mengembalikan kerenyahan pastry dan kelumeran karamel. Beberapa menit di dalam oven sudah cukup untuk membuat kue ini kembali seperti baru dipanggang.
Kesimpulan
Tarte Tatin merupakan hidangan penutup legendaris dari Prancis yang lahir dari sebuah kesalahan memasak di Hotel Tatin pada tahun 1880-an. Kue apel karamel dengan teknik terbalik ini memiliki perpaduan rasa manis dari karamel dan asam dari apel yang sangat menggugah selera.
Membuat Tarte Tatin di rumah tidaklah sesulit yang dibayangkan. Dengan bahan-bahan sederhana seperti apel, gula, mentega, dan adonan pastry, siapa pun bisa menciptakan hidangan penutup kelas restoran di dapur sendiri. Kunci keberhasilan terletak pada kesabaran membuat karamel, pemilihan apel yang tepat, dan keberanian saat membalik kue. Hidangan klasik Prancis ini sangat cocok disajikan bersama es krim vanilla atau secangkir teh hangat untuk menemani sore yang menyenangkan.
Jelajahi Artikel Lain yang Tak Kalah Menarik Tentang: Food
Baca juga artikel lainnya: Salade Lyonnaise: Salad Telur dan Bacon yang Enak Banget
