JAKARTA, blessedbeyondwords.com – Hakau menjadi salah satu jenis dimsum paling populer yang selalu hadir di berbagai restoran Chinese food. Ciri khasnya yang memiliki kulit transparan dengan isian udang berwarna jingga membuat hakau mudah dikenali dan menjadi favorit banyak orang. Oleh karena itu, dimsum satu ini selalu menjadi menu yang paling banyak dipesan saat menikmati sajian yum cha atau brunch ala Tiongkok.
Bagi pecinta kuliner, hakau bukan sekadar makanan biasa melainkan karya seni kuliner yang menggabungkan teknik, rasa, dan estetika dalam satu gigitan. Selain itu, proses pembuatannya yang cukup menantang menjadikan hakau sebagai salah satu dimsum dengan tingkat kesulitan tinggi. Dengan demikian, berhasil membuat hakau sendiri di rumah akan memberikan kepuasan tersendiri bagi para home cook yang ingin mencobanya.
Mengenal Hakau sebagai Dimsum Khas Kanton

Hakau atau yang juga dikenal sebagai har gow merupakan jenis dimsum berbentuk pangsit kecil dengan kulit bening yang tembus pandang. Dimsum ini berasal dari daerah Guangzhou di Tiongkok Selatan yang merupakan pusat budaya Kanton. Lebih lanjut, hakau awalnya diciptakan oleh masyarakat nelayan yang ingin mengolah udang segar menjadi makanan praktis dan lezat.
Nama hakau sendiri memiliki beberapa variasi penyebutan di berbagai negara:
- Har gow dalam bahasa Kanton
- Xia jiao dalam bahasa Mandarin
- Shrimp dumpling dalam bahasa Inggris
- Hakau atau hakaw di Indonesia dan Asia Tenggara
Seiring waktu, hakau berkembang menjadi simbol kuliner Kanton yang elegan dan klasik. Dimsum ini selalu hadir dalam tradisi yum cha yaitu kebiasaan menikmati teh sambil menyantap berbagai hidangan kecil yang sudah ada sejak abad ke-10 di Tiongkok.
Sejarah dan Asal Usul Hakau
Hakau memiliki sejarah panjang yang tidak terpisahkan dari perkembangan budaya dimsum di Tiongkok. Dimsum sendiri berasal dari kata Kanton yang secara harfiah berarti “menyentuh hati” atau dalam bahasa Mandarin disebut dianxin. Tradisi ini bermula dari Jalur Sutra pada zaman Dinasti Han sekitar 2.000 tahun yang lalu.
Perjalanan sejarah hakau dan dimsum:
- Dimsum pertama kali muncul di kedai-kedai teh sepanjang Jalur Sutra sebagai camilan untuk para pedagang dan pelancong
- Pada abad ke-10, kota Guangzhou mengalami peningkatan aktivitas perdagangan dan kedai teh semakin populer
- Tradisi yum cha atau minum teh sambil menikmati camilan menjadi bagian penting budaya masyarakat Kanton
- Hakau dikembangkan oleh komunitas nelayan di pesisir Guangzhou untuk mengolah hasil tangkapan udang
- Teknik pembuatan kulit transparan disempurnakan oleh para chef Kanton selama bertahun-tahun
- Pada abad ke-20, dimsum termasuk hakau menyebar ke berbagai negara melalui diaspora Tionghoa
Hingga saat ini, hakau tetap mempertahankan keasliannya sebagai salah satu dimsum paling ikonik dalam kuliner Kanton.
Bahan Kulit Hakau yang Diperlukan
Rahasia kulit hakau yang transparan terletak pada pemilihan bahan yang tepat. Tepung tang mien atau wheat starch menjadi komponen utama yang membuat kulit bening setelah dikukus. Berikut bahan lengkap untuk membuat kulit hakau.
Bahan kulit hakau:
- 150 gram tepung tang mien (wheat starch)
- 50 gram tepung sagu atau tepung tapioka
- 1/2 sendok teh garam
- 1 sendok makan minyak sayur atau minyak wijen
- 200 ml air mendidih
Tips memilih bahan kulit:
- Gunakan tepung tang mien berkualitas untuk hasil transparan optimal
- Tepung sagu membantu memberikan tekstur kenyal pada kulit
- Air harus benar-benar mendidih saat dituang ke campuran tepung
- Minyak membuat kulit lebih elastis dan mudah dibentuk
- Hindari tepung maizena karena membuat kulit mudah sobek
Tepung tang mien bisa ditemukan di supermarket besar atau toko bahan kue dalam kemasan kotak atau plastik.
Bahan Isian Hakau Udang
Isian menjadi jiwa dari hakau yang menentukan kelezatan keseluruhan hidangan. Udang segar dengan kualitas terbaik akan menghasilkan hakau yang juicy dan gurih. Berikut bahan lengkap untuk membuat isian hakau.
Bahan isian hakau:
- 300 gram udang segar kupas (cincang kasar sebagian, haluskan sebagian)
- 50 gram lemak babi atau daging ayam cincang (opsional)
- 2 siung bawang putih cincang halus
- 1 ruas jahe parut
- 2 batang daun bawang iris halus
- 1 sendok makan minyak wijen
- 1 sendok makan saus tiram
- 1/2 sendok teh garam
- 1/4 sendok teh lada putih bubuk
- 1 sendok teh tepung tapioka sebagai pengikat
Bahan tambahan opsional:
- Rebung iris tipis untuk tekstur renyah
- Jamur shiitake cincang untuk aroma
- Wortel parut untuk warna
- Water chestnut cincang untuk sensasi crunchy
Pilih udang yang masih segar dengan daging kenyal dan tidak berbau amis untuk hasil terbaik.
Cara Membuat Kulit Hakau Transparan
Proses pembuatan kulit hakau memerlukan ketelitian agar hasilnya bening dan elastis. Langkah-langkah berikut akan memandu dalam membuat kulit hakau yang sempurna. Perhatikan setiap detail untuk hasil optimal.
Langkah membuat kulit hakau:
- Campurkan tepung tang mien, tepung sagu, dan garam dalam mangkuk besar kemudian aduk hingga rata
- Rebus air hingga benar-benar mendidih dan segera tuangkan ke campuran tepung
- Aduk cepat menggunakan spatula atau sumpit hingga adonan mulai menggumpal
- Tambahkan minyak sayur dan aduk kembali hingga tercampur rata
- Diamkan adonan selama 5 menit hingga suhunya turun dan bisa dipegang
- Uleni adonan dengan tangan hingga kalis, halus, dan tidak lengket
- Tutup adonan dengan plastik wrap dan istirahatkan selama 15-20 menit
- Bagi adonan menjadi bagian kecil sebesar kelereng (sekitar 10 gram)
- Pipihkan setiap bagian menggunakan pisau atau rolling pin hingga tipis sekitar 1 mm
- Bentuk bulat dengan diameter sekitar 8 cm
Tips penting:
- Gunakan air yang benar-benar mendidih untuk hasil transparan
- Jangan biarkan adonan terlalu lama terbuka agar tidak kering
- Olesi sedikit minyak pada permukaan kerja agar adonan tidak lengket
Cara Membuat Isian Hakau
Isian hakau yang sempurna harus memiliki tekstur yang pas antara halus dan kasar. Kombinasi udang cincang kasar dan halus memberikan sensasi gigitan yang menarik. Berikut langkah membuat isian hakau.
Langkah membuat isian hakau:
- Cuci bersih udang dan buang bagian kepala serta kulitnya
- Keringkan udang dengan tissue dapur hingga benar-benar kering
- Ambil setengah bagian udang dan cincang kasar agar tekstur masih terasa
- Haluskan sisa udang menggunakan food processor atau chopper
- Campurkan udang cincang dan halus dalam mangkuk besar
- Tambahkan bawang putih, jahe parut, dan daun bawang iris
- Masukkan minyak wijen, saus tiram, garam, dan lada putih
- Aduk semua bahan hingga tercampur rata dan adonan menyatu
- Tambahkan tepung tapioka sebagai pengikat dan aduk kembali
- Masukkan isian ke dalam lemari es selama 30 menit agar lebih padat
Catatan penting:
- Udang yang terlalu basah akan membuat kulit hakau mudah sobek
- Simpan isian di lemari es agar lebih mudah dibentuk
- Cek rasa dengan menggoreng sedikit adonan sebelum membungkus
Cara Membungkus dan MembentukHakau
Teknik membungkus hakau memerlukan latihan agar hasilnya rapi dan cantik. Bentuk klasik hakau menyerupai kipas atau bulan sabit dengan lipatan khas di bagian atas. Berikut panduan membungkus hakau.
Langkah membungkus hakau:
- Ambil satu lembar kulit hakau yang sudah dipipihkan
- Letakkan sekitar 1 sendok teh isian di tengah kulit
- Lipat kulit menjadi setengah lingkaran dan rapatkan bagian tepi
- Buat lipatan kecil berurutan di satu sisi kulit membentuk seperti kipas
- Pastikan lipatan rapat agar isian tidak keluar saat dikukus
- Tekan bagian bawah hakau agar bisa berdiri tegak
- Ulangi hingga semua kulit dan isian habis
Tips membentuk hakau:
- Jangan terlalu banyak mengisi agar kulit tidak sobek
- Basahi jari dengan sedikit air jika kulit terasa kering
- Lipatan yang rapi akan menghasilkan tampilan lebih menarik
- Letakkan hakau yang sudah dibentuk di atas kertas roti agar tidak lengket
Jumlah lipatan ideal untuk hakau adalah 7-10 lipatan yang membentuk pola seperti kerang.
Cara Mengukus Hakau hingga Matang
Proses pengukusan menjadi tahap krusial yang menentukan kesempurnaan hakau. Kulit yang transparan dan isian yang matang sempurna adalah tanda hakau berhasil. Berikut cara mengukus hakau dengan benar.
Langkah mengukus hakau:
- Siapkan panci kukusan dan panaskan air hingga mendidih
- Alasi dasar kukusan dengan kertas roti atau daun sawi putih
- Olesi permukaan alas dengan sedikit minyak agar hakau tidak lengket
- Tata hakau dengan jarak sekitar 2 cm agar tidak saling menempel
- Tutup kukusan dan kukus dengan api sedang selama 8-12 menit
- Periksa kematangan dengan melihat kulit yang sudah transparan
- Angkathakau dengan hati-hati menggunakan spatula
- Olesi permukaanhakau dengan sedikit minyak wijen agar mengkilap
Tips mengukus:
- Jangan membuka tutup kukusan terlalu sering agar suhu stabil
- Kukusan bambu tradisional memberikan hasil lebih baik
- Api terlalu besar akan membuat kulit sobek
- Hakau matang ditandai dengan kulit bening dan udang berwarna oranye
Sajikanhakau segera selagi panas untuk menikmati tekstur terbaiknya.
Cita Rasa dan Tekstur Hakau
Hakau menawarkan pengalaman kuliner yang unik dengan perpaduan tekstur dan rasa yang harmonis. Setiap gigitan memberikan sensasi berbeda yang membuat ketagihan. Berikut profil cita rasa hakau.
Profil rasahakau:
- Rasa gurih dari udang segar yang dominan
- Sentuhan manis alami dari daging udang
- Aroma harum minyak wijen yang khas
- Sedikit rasa pedas dari lada putih
- Kesegaran dari jahe dan daun bawang
Profil teksturhakau:
- Kulit kenyal dan lembut yang sedikit chewy
- Isian udang yang juicy dan succulent
- Tekstur udang cincang kasar yang masih terasa
- Sensasi meleleh saat digigit
- Permukaan kulit yang halus dan licin
Hakau terbaik memiliki kulit yang cukup tipis sehingga isian terlihat namun tetap kuat menahan isian tanpa sobek.
Saus Pendamping untukHakau
Meskipunhakau sudah lezat dimakan langsung, saus pendamping akan menambah dimensi rasa yang lebih kaya. Beberapa jenis saus cocok disajikan bersama hakau. Berikut pilihan saus yang bisa dibuat.
Resep saus kecap jahe:
- 3 sendok makan kecap asin
- 1 sendok makan cuka putih
- 1 sendok teh minyak wijen
- 1 ruas jahe iris tipis
- 1 siung bawang putih cincang
- Irisan cabai rawit secukupnya
Saus pendamping lainnya:
- Saus cabai dengan campuran sambal, kecap, dan jeruk nipis
- Saus mustard yang memberikan sensasi pedas berbeda
- Chili oil untuk pecinta rasa pedas
- Saus XO yang premium dan beraroma seafood
- Kecap asin murni untuk yang menyukai rasa original
Campur semua bahan saus dan aduk rata kemudian sajikan dalam mangkuk kecil sebagai cocolan.
Tips Membuat Hakau Sempurna
Untuk menghasilkan hakau yang tidak kalah dengan restoran, beberapa tips berikut perlu diperhatikan. Setiap detail kecil akan mempengaruhi hasil akhir. Terapkan tips ini untuk hasil optimal.
Tips membuathakau sempurna:
- Gunakan udang segar berkualitas tinggi dengan daging kenyal dan cerah
- Pastikan udang benar-benar kering sebelum dicampur bahan lain
- Air untuk membuat kulit harus benar-benar mendidih
- Istirahatkan adonan kulit agar lebih elastis dan mudah dibentuk
- Jangan menyimpan adonan kulit terlalu lama karena akan mengeras
- Gunakan tepung tang mien asli bukan pengganti
- Kukus dengan api sedang agar kulit tidak pecah
- Sajikan segera setelah matang untuk tekstur terbaik
Kesalahan yang harus dihindari:
- Air kurang panas saat membuat kulit akan menghasilkan tekstur keras
- Isian terlalu basah menyebabkan kulit sobek
- Mengukus terlalu lama membuat kulit keras dan kering
- Hakau ditumpuk saat dikukus akan saling menempel
VariasiHakau Modern
Inovasi terus dilakukan untuk menghadirkan variasi hakau yang lebih menarik. Beberapa kreasi modern berhasil memikat selera banyak orang. Berikut variasihakau yang bisa dicoba.
Variasihakau populer:
- Hakaumozzarella dengan tambahan keju yang meleleh saat digigit
- Hakausayuran untuk vegetarian dengan isian jamur dan sayuran
- Hakaukepiting dengan campuran daging kepiting dan udang
- Hakautruffle dengan sentuhan minyak truffle yang premium
- Hakaupedas dengan tambahan cabai dalam isian
- Hakaucrystal dengan kulit lebih tipis dan transparan
Tips berkreasi dengan hakau:
- Tambahkan bahan favorit ke dalam isian sesuai selera
- Eksperimen dengan berbagai jenis saus pendamping
- Coba variasi warna kulit dengan pewarna alami
- Kombinasikan dengan dimsum lain untuk hidangan lengkap
Kreativitas dalam membuat hakau akan menghasilkan variasi rasa yang unik dan personal.
Kesimpulan
Hakau merupakan dimsum khas Kanton yang memiliki keunikan pada kulit transparan dan isian udang segar yang juicy. Dimsum ini berasal dari Guangzhou di Tiongkok Selatan dan telah menjadi simbol kuliner Kanton yang elegan sejak ratusan tahun lalu. Selain itu, proses pembuatannya yang memerlukan ketelitian menjadikanhakau sebagai salah satu dimsum dengan tingkat kesulitan tinggi namun sangat memuaskan saat berhasil dibuat sendiri. Kunci utamahakau yang sempurna terletak pada penggunaan tepung tang mien untuk kulit transparan dan udang segar berkualitas untuk isian yang lezat.
Bagi yang ingin mencoba membuathakau di rumah, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Pertama, pastikan air benar-benar mendidih saat membuat adonan kulit agar hasilnya bening dan elastis. Kedua, keringkan udang dengan sempurna sebelum dicampur bahan lain agar kulit tidak mudah sobek. Ketiga, kukus dengan api sedang selama 8-12 menit dan sajikan segera selagi panas untuk menikmati tekstur terbaiknya. Dengan mengikuti resep dan tips yang tepat, hakau buatan rumah bisa sama lezatnya dengan yang disajikan di restoran Chinese food favorit.
Jelajahi Topik Seputar : Food
Temukan Artikel Pilihan Lainnya: Songpyeon Kue Beras Korea untuk Perayaan Chuseok yang Lezat | Situstoto
