JAKARTA, blessedbeyondwords.com – Appelflappen adalah kudapan goreng khas Belanda yang terbuat dari irisan apel berbalut adonan tepung renyah. Nama appelflappen berasal dari bahasa Belanda, yaitu kata “appel” yang berarti apel dan “flap” yang berarti lipatan. Selain itu, kue ini juga sering disebut appelbeignets di beberapa daerah Belanda. Meski begitu, kedua nama tersebut merujuk pada kue yang sama dan sering dipakai bergantian dalam kehidupan sehari-hari.
Ciri khas appelflappen sangat mudah dikenali oleh siapa pun. Irisan apel segar ditaburi kayu manis dan gula, lalu dicelup ke dalam adonan tepung encer. Selanjutnya, apel berbalut adonan digoreng dalam minyak panas hingga berwarna kuning keemasan. Hasilnya adalah camilan yang renyah di luar, lembut di dalam, dan harum dengan aroma kayu manis yang khas.
Sejarah Appelflappen

Appelflappen memiliki sejarah panjang dalam tradisi kuliner Belanda. Kue ini sudah dikenal sejak awal abad ke-20. Bahkan, resep appelbeignets tertua yang tercatat berasal dari tahun 1905. Selain itu, appelflappen sangat erat kaitannya dengan perayaan malam tahun baru di Belanda. Pada malam tahun baru, hampir setiap rumah dipenuhi aroma minyak panas dari dapur. Dengan demikian, kue ini menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi pergantian tahun masyarakat Belanda.
Pada era tahun 1960-an dan 1970-an, appelflappen sangat populer di pesta-pesta malam tahun baru. Namun demikian, popularitasnya sempat menurun seiring berjalannya waktu. Meski begitu, banyak keluarga Belanda kini kembali membuat appelflappen karena cita rasanya yang lezat. Oleh karena itu, kue ini mengalami kebangkitan kembali sebagai sajian nostalgia yang digemari berbagai usia.
Asal Usul Nama dan Tradisi Regional
Di beberapa wilayah Belanda, terutama bagian utara dan timur, appelflappen dikenal sebagai makanan penutup musim dingin. Selain itu, di wilayah Brabant Utara, tradisi membuat appelflappen sudah berlangsung turun-temurun. Meski begitu, setiap daerah memiliki sedikit perbedaan dalam resep dan cara penyajiannya. Akibatnya, perdebatan soal nama dan cara membuat appelflappen yang asli masih sering terjadi hingga kini.
Dua Versi Appelflappen
Menariknya, appelflappen dikenal dalam dua versi yang berbeda di Belanda. Versi pertama adalah goreng berbahan adonan tepung cair. Irisan apel bulat dicelup ke dalam adonan, lalu digoreng dalam minyak panas. Selain itu, versi ini menghasilkan tekstur mirip donat, renyah di luar dan lembut di dalam. Inilah versi yang paling banyak dibuat di rumah tangga.
Versi kedua adalah pastri berlapis. Appelflappen dibuat dari kulit pastri tipis berisi potongan apel, gula, dan kayu manis. Selanjutnya, pastri berisi tersebut dipanggang hingga keemasan di oven. Dengan demikian, hasilnya menyerupai pai kecil berbentuk segitiga yang mudah ditemukan di toko roti Belanda. Namun demikian, versi goreng berbalut adonan tepunglah yang paling populer di kalangan rumahan.
Bahan Adonan Celup
Membuat appelflappen di rumah tidak memerlukan bahan yang sulit didapat. Bahan utama adonan celupnya adalah 200 gram tepung terigu yang sudah diayak, satu sendok teh ragi instan, satu sendok makan gula pasir, dan sejumput garam. Selain itu, dibutuhkan satu butir telur ukuran sedang yang sudah dikocok lepas. Tambahkan 200 mililiter susu cair hangat sebagai cairan utama adonan. Susu hangat sangat penting karena membantu ragi bekerja lebih baik sehingga adonan mengembang sempurna.
Bahan Apel dan Pelengkap
Untuk bahan apelnya, siapkan tiga hingga empat buah apel ukuran sedang. Pilih jenis apel yang agak asam seperti Granny Smith, Fuji, atau Elstar karena rasa asamnya berpadu sempurna dengan manisnya adonan. Selain itu, siapkan dua sendok makan gula pasir dan satu sendok teh kayu manis bubuk untuk membalur irisan apel. Perasan air lemon juga diperlukan agar irisan apel tidak cepat berubah warna kecoklatan. Terakhir, siapkan gula halus untuk ditaburkan di atas appelflappen yang sudah matang. Untuk menggoreng, gunakan minyak sayur atau minyak bunga matahari karena kedua jenis minyak ini tahan terhadap suhu tinggi dan tidak mengubah rasa adonan.
Cara Membuat Adonan Celup
Langkah pertama dalam membuat appelflappen adalah menyiapkan adonan celup. Campurkan tepung terigu, ragi instan, gula pasir, dan garam dalam wadah besar, lalu aduk rata menggunakan spatula. Selanjutnya, tuang susu cair hangat sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga adonan licin dan tidak ada gumpalan. Masukkan telur kocok dan aduk kembali hingga rata. Adonan yang baik akan melapisi sendok dengan tipis saat diangkat. Tutup wadah dengan kain bersih, lalu diamkan selama 20 hingga 30 menit agar ragi bekerja dan adonan sedikit mengembang.
Cara Menyiapkan Apel dan Menggoreng
Selagi adonan beristirahat, siapkan irisan apel terlebih dahulu. Kupas semua apel, lalu buang bagian tengahnya menggunakan pisau kecil. Iris apel secara melintang setebal sekitar setengah hingga satu sentimeter. Selanjutnya, perciki setiap irisan dengan air lemon agar tidak cepat berubah warna. Campurkan gula pasir dan kayu manis bubuk, lalu balurkan ke setiap irisan apel hingga merata sehingga aroma kayu manis sudah meresap sebelum digoreng.
Setelah apel siap, panaskan minyak goreng dalam wajan yang cukup dalam. Suhu ideal untuk menggoreng appelflappen adalah sekitar 180 derajat Celsius. Oleh karena itu, jika tidak memiliki termometer, cek suhu dengan mencelupkan sedikit adonan ke dalam minyak. Apabila adonan langsung mengapung dan berbuih, minyak sudah siap digunakan. Celup setiap irisan apel ke dalam adonan hingga seluruh permukaannya tertutup merata. Selanjutnya, masukkan irisan apel ke dalam minyak panas dengan hati-hati menggunakan penjepit. Goreng dua hingga tiga irisan sekaligus agar suhu minyak tetap stabil. Balik appelflappen sekali agar matang merata di kedua sisi, yaitu selama dua hingga tiga menit per sisi hingga berwarna kuning keemasan. Setelah matang, angkat dan tiriskan di atas kertas dapur, lalu taburi gula halus selagi masih hangat.
Tips Membuat Appelflappen yang Sempurna
Agar appelflappen yang dibuat di rumah hasilnya selalu memuaskan, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Pertama, pilih jenis apel yang agak asam karena rasa asamnya berpadu sempurna dengan manisnya adonan. Sebaliknya, hindari apel yang terlalu manis karena rasanya akan terasa hambar setelah digoreng.
Selain itu, jangan aduk adonan terlalu lama setelah tepung dimasukkan. Gelembung udara dari ragi dalam adonan yang tidak terlalu diaduk menghasilkan tekstur lebih ringan. Dengan demikian, hasil gorengan akan terasa lebih ringan dan tidak keras. Pastikan juga suhu minyak stabil di sekitar 180 derajat Celsius selama proses menggoreng. Minyak yang kurang panas membuat adonan menyerap terlalu banyak minyak. Sebaliknya, minyak terlalu panas membuat adonan gosong sebelum bagian dalam apel matang. Oleh karena itu, sajikan appelflappen segera setelah matang agar kerenyahannya tetap terjaga.
Variasi Appelflappen
Selain resep klasik, ada beberapa pilihan lain yang menarik untuk dicoba. Salah satunya adalah appelflappen dengan tambahan kismis dan aprikot kering yang sudah direndam. Selain itu, perpaduan manis-asam buah kering ini menambah kekayaan rasa pada setiap gigitan. Pilihan lain yang tidak kalah menarik adalah appelflappen versi dipanggang menggunakan kulit pastri berlapis. Dengan demikian, jumlah minyak yang digunakan jauh lebih sedikit namun tekstur kulit pastri tetap renyah. Beberapa orang juga menambahkan parutan kulit jeruk ke dalam adonan celup untuk aroma segar yang berbeda. Hasilnya, perpaduan aroma jeruk dan kayu manis menghadirkan cita rasa yang lebih segar dan harum.
Cara Penyajian dan Penyimpanan
Appelflappen paling nikmat disajikan selagi hangat dengan taburan gula halus yang melimpah. Selain itu, beberapa orang juga menyajikannya bersama es krim vanila atau saus karamel. Dengan demikian, appelflappen bisa menjadi hidangan penutup yang lebih istimewa. Minuman pendamping yang cocok adalah teh hangat, cokelat panas, atau kopi.
Untuk penyimpanan, appelflappen sebaiknya langsung habis saat baru dibuat. Meski begitu, jika ada sisa, simpan dalam wadah tertutup di suhu ruang dan hangatkan kembali di oven selama sekitar 10 menit. Selain itu, bisa juga dipanaskan ulang menggunakan air fryer selama tiga menit. Dengan demikian, tekstur renyahnya bisa kembali seperti saat baru matang.
Kesimpulan
Appelflappen adalah warisan kuliner Belanda yang penuh kenangan dan cita rasa. Selain itu, kue goreng apel ini membuktikan bahwa bahan sederhana bisa menghasilkan camilan yang sangat lezat. Dengan resep yang mudah diikuti dan bahan yang mudah didapat, appelflappen cocok dijadikan camilan rumahan yang berbeda dari biasanya. Oleh karena itu, tidak perlu menunggu malam tahun baru untuk menikmatinya. Kue ini cocok disajikan kapan saja sebagai hidangan penutup yang hangat dan menggugah selera.
Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Food
Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Gevulde Koek: Resep Lengkap LATOTO dan Sejarah Kue Khas Belanda
