JAKARTA, blessedbeyondwords.com – Vietnam memiliki kekayaan kuliner yang tidak kalah menarik dari negara Asia Tenggara lainnya. Bun Rieu menjadi salah satu hidangan yang berhasil mencuri perhatian pecinta makanan di berbagai belahan dunia. Selain itu, sup mie dengan kuah tomat dan kepiting ini menawarkan perpaduan rasa yang sangat khas dan sulit ditemukan di masakan lain.
Berbeda dengan Pho yang sudah lebih dulu populer di kancah global, hidangan satu ini masih tergolong hidden gem yang layak untuk dicoba. Oleh karena itu, banyak wisatawan kuliner yang merasa terkejut ketika pertama kali mencicipi kelezatannya. Lebih lanjut, cita rasa asam segar dari tomat berpadu sempurna dengan gurihnya kepiting menciptakan pengalaman makan yang tak terlupakan.
Mengenal Bun Rieu Lebih Dekat

Pada dasarnya, hidangan ini berasal dari wilayah utara Vietnam dan sudah ada sejak ratusan tahun silam. Selain itu, nama Bun merujuk pada mie beras tipis yang menjadi bahan utama, sementara Rieu adalah sebutan untuk pasta kepiting yang digunakan dalam kuah. Dengan demikian, kombinasi kedua elemen ini menciptakan identitas yang sangat kuat bagi sup legendaris ini.
Dalam tradisi kuliner Vietnam, sup ini biasanya disajikan sebagai sarapan atau makan siang. Kemudian, para penjual kaki lima di Hanoi dan kota-kota lainnya menyajikan hidangan ini dengan harga sangat terjangkau. Lebih lanjut, meskipun tampak sederhana, proses pembuatannya memerlukan ketelitian dan kesabaran untuk mendapatkan rasa yang sempurna.
Berbeda dengan sup Vietnam lainnya yang cenderung bening, kuah Bun Rieu memiliki warna oranye kemerahan yang menggugah selera. Oleh karena itu, tampilan visual yang menarik menjadi daya tarik tersendiri sebelum seseorang mencicipi rasanya. Pada akhirnya, mata yang dimanjakan akan diikuti oleh lidah yang terpuaskan.
Sejarah dan Asal Usul Sup Kepiting Vietnam
Selain itu, memahami sejarah hidangan ini akan menambah apresiasi saat menikmatinya. Dengan demikian, berikut perjalanan panjang Bun Rieu dari masa ke masa.
Pertama, sup ini dipercaya berasal dari daerah pedesaan di Vietnam Utara pada abad ke-19. Kemudian, para petani memanfaatkan kepiting sawah yang banyak ditemukan di area persawahan. Selain itu, tomat yang mulai dikenal pada masa itu menjadi tambahan yang menyegarkan kuah.
Lebih lanjut, seiring berjalannya waktu, resep ini menyebar ke seluruh Vietnam dengan berbagai variasi. Misalnya, wilayah selatan menambahkan lebih banyak sayuran dan bumbu berbeda. Namun, esensi utama berupa kuah tomat dan kepiting tetap dipertahankan di semua versi.
Pada akhirnya, gelombang diaspora Vietnam membawa hidangan ini ke berbagai negara. Oleh karena itu, kini Bun Rieu bisa ditemukan di restoran Vietnam di Amerika, Eropa, hingga Asia Tenggara termasuk Indonesia.
Bahan Utama Membuat Bun Rieu
Pada intinya, kesuksesan meracik sup ini sangat bergantung pada kesegaran dan kualitas bahan yang digunakan. Oleh karena itu, berikut daftar lengkap bahan yang perlu disiapkan:
Bahan Kuah:
- Kepiting sawah atau kepiting laut sebanyak 500 gram
- Tomat matang sebanyak 4 buah ukuran sedang, potong-potong
- Kaldu tulang babi atau ayam sebanyak 2 liter
- Pasta udang atau mam tom sebanyak 2 sendok makan
- Bawang merah sebanyak 5 butir, iris tipis
- Bawang putih sebanyak 4 siung, cincang halus
- Minyak goreng sebanyak 3 sendok makan
- Garam dan gula secukupnya
BahanPastaKepiting:
- Daging kepiting yang sudah dipisahkan dari cangkang
- Telur ayam sebanyak 2 butir
- Bawang merah goreng sebanyak 2 sendok makan
- Merica bubuk secukupnya
BahanPelengkap:
- Bihun atau mie beras sebanyak 400 gram
- Tahu goreng sebanyak 200 gram, potong dadu
- Tauge segar sebanyak 100 gram
- Daun selada atau lettuce secukupnya
- Daun kemangi segar secukupnya
- Pisang mentah iris tipis secukupnya
- Cabai rawit untuk sambal
Bahan Sambal Pendamping:
- Pasta udang atau mam tom
- Cabai merah halus
- Jeruk nipis
Cara Membuat Kuah Bun Rieu yang Lezat
Selain itu, proses pembuatan kuah menjadi tahap paling krusial dalam meracik hidangan ini. Dengan demikian, ikuti langkah berikut dengan teliti untuk hasil terbaik.
Tahap Menyiapkan Pasta Kepiting:
Pertama, bersihkan kepiting dan pisahkan daging dari cangkangnya dengan hati-hati. Kemudian, haluskan daging kepiting menggunakan blender atau ulekan. Selain itu, tambahkan telur, bawang merah goreng, dan merica ke dalam adonan kepiting. Setelah itu, aduk rata hingga membentuk pasta yang bisa dibentuk.
Selanjutnya, didihkan air dalam panci dan bentuk pasta kepiting menjadi bulatan-bulatan kecil. Kemudian, masukkan bulatan pasta ke dalam air mendidih hingga mengapung dan matang. Lebih lanjut, angkat dan sisihkan untuk ditambahkan ke dalam kuah nanti.
Tahap Membuat Kuah Tomat:
Pertama, panaskan minyak dalam panci besar dengan api sedang. Kemudian, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum dan kecokelatan. Selain itu, pastikan tidak gosong agar tidak memberikan rasa pahit pada kuah.
Selanjutnya, masukkan potongan tomat dan aduk hingga tomat layu dan mengeluarkan airnya. Dengan demikian, warna kuah akan menjadi oranye kemerahan yang cantik. Lebih lanjut, tambahkan pasta udang dan aduk rata.
Setelah itu, tuangkan kaldu tulang dan biarkan mendidih dengan api kecil selama 20 menit. Oleh karena itu, semua rasa akan menyatu dengan sempurna. Terakhir, tambahkan garam dan gula sesuai selera lalu masukkan bulatan pasta kepiting.
Cita Rasa Khas Bun Rieu yang Memukau
Pada dasarnya, menyantap semangkuk sup kepiting Vietnam adalah pengalaman kuliner yang luar biasa. Selain itu, setiap komponen rasa hadir secara bergantian namun tetap seimbang. Berikut gambaran cita rasa yang akan dirasakan.
Pertama, rasa asam segar dari tomat langsung menyapa lidah saat kuah pertama kali diseruput. Kemudian, keasaman ini bukan keasaman tajam, melainkan asam lembut yang menyegarkan. Selain itu, tomat yang dimasak sempurna memberikan sedikit rasa manis alami.
Kedua, gurihnya kepiting hadir sebagai lapisan rasa berikutnya yang memperkaya kuah. Dengan demikian, pasta kepiting yang lembut akan meleleh di mulut dan melepaskan aroma laut yang khas. Lebih lanjut, protein dari kepiting memberikan kesan mewah pada hidangan sederhana ini.
Ketiga, pasta udang atau mam tom menambahkan kedalaman rasa yang tidak bisa digantikan. Oleh karena itu, aroma fermentasi yang khas memberikan karakter autentik Vietnam. Namun, bagi yang tidak terbiasa, jumlahnya bisa dikurangi sesuai selera.
Tekstur Sempurna dalam Semangkuk Sup
Selain cita rasa, tekstur juga memegang peranan penting dalam kenikmatan Bun Rieu. Oleh karena itu, setiap komponen memberikan sensasi berbeda saat dikunyah.
Pertama, bihun atau mie beras memiliki tekstur lembut dan licin yang mudah diseruput. Kemudian, mie ini menyerap kuah dengan baik sehingga setiap suapan penuh rasa. Selain itu, teksturnya tidak mudah lembek meskipun terendam kuah cukup lama.
Kedua, bulatan pasta kepiting memiliki tekstur lembut seperti bakso namun lebih ringan. Dengan demikian, ketika digigit akan terasa creamy dan sedikit berpasir dari daging kepiting. Lebih lanjut, telur dalam adonan memberikan kelembutan tambahan.
Ketiga, tahu goreng menambahkan tekstur renyah di luar namun lembut di dalam. Oleh karena itu, kontras ini membuat setiap suapan terasa menarik. Selain itu, tahu juga menyerap kuah dan menjadi seperti spons rasa.
Keempat, sayuran segar seperti tauge dan selada memberikan kesegaran dan tekstur renyah. Dengan demikian, hidangan tidak terasa berat meskipun kuahnya cukup kaya. Pada akhirnya, kombinasi semua tekstur ini menciptakan harmoni yang sempurna.
Tips Menyajikan Sup Kepiting ala Vietnam
Pada intinya, penyajian yang benar akan meningkatkan kenikmatan saat menyantap hidangan ini. Oleh karena itu, berikut tips menyajikan Bun Rieu seperti di Vietnam.
Pertama, siapkan mangkuk besar yang sudah dihangatkan terlebih dahulu. Kemudian, letakkan bihun yang sudah direbus di dasar mangkuk. Selain itu, tata tahu goreng dan sayuran segar di atas bihun.
Selanjutnya, tuangkan kuah panas beserta bulatan pasta kepiting secara merata. Dengan demikian, kuah akan meresap ke semua bahan dan menghangatkan sayuran. Lebih lanjut, pastikan setiap mangkuk mendapat porsi kepiting yang cukup.
Terakhir, sajikan dengan pelengkap di piring terpisah seperti kemangi, tauge tambahan, dan sambal. Oleh karena itu, setiap orang bisa menyesuaikan rasa sesuai selera masing-masing. Pada akhirnya, pengalaman makan menjadi lebih personal dan menyenangkan.
Variasi Bun Rieu di Berbagai Daerah
Selain itu, seperti halnya masakan tradisional lainnya, sup ini memiliki berbagai variasi di setiap daerah. Dengan demikian, berikut beberapa versi yang populer di Vietnam.
Bun Rieu Cua:
Pertama, ini adalah versi paling klasik yang menggunakan kepiting sawah sebagai bahan utama. Kemudian, rasanya cenderung lebih ringan dan segar. Selain itu, versi ini paling banyak ditemukan di wilayah utara Vietnam.
Bun Rieu Oc:
Selanjutnya, variasi ini menambahkan keong atau siput ke dalam sup. Dengan demikian, tekstur kenyal dari keong menambah dimensi baru pada hidangan. Lebih lanjut, versi ini populer di kalangan pencinta seafood.
Bun Rieu Thit:
Lebih lanjut, versi ini menambahkan daging babi cincang atau bakso babi ke dalam kuah. Oleh karena itu, rasanya lebih gurih dan mengenyangkan. Namun, versi ini tidak cocok untuk yang tidak mengonsumsi babi.
Tempat Menikmati Bun Rieu Terbaik
Pada dasarnya, mencicipi hidangan ini di tempat asalnya akan memberikan pengalaman berbeda. Oleh karena itu, berikut rekomendasi tempat untuk menikmati Bun Rieu autentik.
Pertama, Hanoi sebagai kota asal hidangan ini memiliki banyak warung legendaris. Kemudian, area Old Quarter menjadi surga bagi pencinta kuliner Vietnam. Selain itu, harga yang ditawarkan sangat terjangkau mulai dari 30.000 hingga 50.000 dong atau sekitar 20.000 rupiah.
Kedua, Ho Chi Minh City juga memiliki banyak pilihan dengan variasi yang lebih beragam. Dengan demikian, wisatawan bisa mencoba berbagai versi dalam satu kunjungan. Lebih lanjut, restoran di sini biasanya lebih modern dan nyaman.
Ketiga, di Indonesia sendiri, beberapa restoran Vietnam di Jakarta dan Bali menyajikan hidangan ini. Oleh karena itu, tidak perlu jauh-jauh ke Vietnam untuk mencicipi kelezatannya. Pada akhirnya, kualitas bergantung pada keahlian koki dan kesegaran bahan yang digunakan.
Manfaat Kesehatan dari Sup Kepiting
Selain kelezatannya, Bun Rieu juga menyimpan berbagai manfaat kesehatan yang baik untuk tubuh. Oleh karena itu, menikmati hidangan ini tidak hanya memuaskan lidah tetapi juga menyehatkan.
Pertama, kepiting mengandung protein tinggi yang baik untuk pembentukan otot dan regenerasi sel. Kemudian, mineral seperti zinc dan selenium dalam kepiting mendukung sistem kekebalan tubuh. Selain itu, kepiting juga rendah lemak sehingga cocok untuk yang menjaga berat badan.
Kedua, tomat kaya akan antioksidan lycopene yang baik untuk kesehatan jantung. Dengan demikian, kuah berbahan dasar tomat memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung. Lebih lanjut, vitamin C dalam tomat juga meningkatkan daya tahan tubuh.
Ketiga, sayuran segar yang menjadi pelengkap menambah asupan serat dan vitamin. Oleh karena itu, sistem pencernaan akan bekerja lebih optimal. Pada akhirnya, semangkuk Bun Rieu adalah paket lengkap nutrisi yang lezat.
Kesimpulan
Pada akhirnya, Bun Rieu membuktikan diri sebagai salah satu harta kuliner Vietnam yang layak mendapat perhatian lebih luas. Selain itu, perpaduan kuah tomat yang segar dengan gurihnya kepiting menciptakan harmoni rasa yang sulit dilupakan. Dengan mengikuti resep dan langkah yang tepat, siapa pun bisa menghadirkan kelezatan sup Vietnam ini di dapur rumah. Oleh karena itu, jangan ragu untuk mencoba meracik sendiri dan rasakan sensasi kuliner autentik dari Negeri Naga Biru. Lebih lanjut, ajak keluarga dan teman untuk menikmati bersama karena hidangan ini paling nikmat disantap beramai-ramai.
Jelajahi Artikel Lain yang Tak Kalah Menarik Tentang: Food
Baca juga artikel lainnya: Yam Woon Sen Salad Soun Jonitogel Thailand yang Segar Menggoda
