Hotteok

Hotteok: Pancake Manis Korea yang Menggugah Selera

JAKARTA, blessedbeyondwords.com – Hotteok menjadi salah satu jajanan jalanan Korea paling populer yang wajib dicoba. Pancake manis ini memiliki tekstur unik yang renyah di bagian luar dan lembut kenyal di dalam. Isian gula merah yang meleleh menciptakan sensasi manis yang memanjakan lidah. Tidak heran jika hotteok selalu diburu wisatawan saat berkunjung ke Korea Selatan.

Jajanan ini sangat populer terutama saat musim dingin di Korea. Pedagang kaki lima menjual hotteok panas langsung dari penggorengan. Aroma manis kayu manis dan gula merah menguar menggoda siapa saja yang lewat. Satu gigitan hotteok hangat mampu menghangatkan tubuh di tengah udara dingin yang menusuk.

Sejarah Hotteok dari Dinasti Qing ke Korea

Hotteok

Hotteok memiliki sejarah menarik yang bermula dari Tiongkok. Pedagang Tiongkok dari Dinasti Qing membawa jenis pancake bernama Xian Bing ke Semenanjung Korea pada abad ke-19. Versi aslinya berisi daging sapi dan bawang dengan rasa gurih.

Orang Korea kemudian mengubah resep tersebut sesuai selera lokal. Mereka mengganti isian gurih dengan campuran gula merah, kacang, dan kayu manis. Perubahan ini mencerminkan kesukaan orang Korea terhadap rasa manis. Hotteok versi Korea pun lahir dan menjadi favorit masyarakat.

Pada masa penjajahan Jepang, hotteok disebut Shina Pan yang berarti roti Tiongkok. Setelah Korea merdeka, jajanan ini semakin berkembang dan menyebar ke seluruh negeri. Pedagang terus berinovasi dengan berbagai isian dan cara memasak yang berbeda.

Hingga pertengahan abad ke-20, hotteok dimasak di atas arang tradisional. Kemudian metode berubah menjadi digoreng dengan minyak di atas wajan datar. Teknik baru ini membuat hotteok memiliki tekstur lebih renyah di luar sambil tetap lembut di dalam.

Bahan Utama Pembuatan Hotteok

Hotteok terbuat dari adonan sederhana yang mudah dibuat di rumah. Bahan utamanya adalah tepung terigu, tepung beras ketan, ragi, gula, garam, dan susu atau air hangat. Tepung beras ketan memberikan tekstur kenyal yang menjadi ciri khas hotteok.

Berikut bahan bahan yang dibutuhkan untuk membuat hotteok:

  • 200 gram tepung terigu serbaguna
  • 50 gram tepung beras ketan
  • 1 sendok teh ragi instan
  • 2 sendok makan gula pasir
  • Setengah sendok teh garam
  • 150 ml susu hangat
  • 1 sendok makan minyak sayur

Untuk isian klasik, siapkan gula merah, kayu manis bubuk, dan kacang cincang. Kacang yang sering dipakai adalah kacang tanah, kenari, atau almond. Beberapa resep juga menambahkan biji bunga matahari untuk tekstur lebih renyah.

Proses pembuatan adonan cukup mudah. Campurkan semua bahan kering lalu tambahkan susu hangat dan minyak. Aduk hingga adonan menyatu kemudian tutup dan diamkan selama satu hingga dua jam. Adonan akan mengembang dua kali lipat saat ragi bekerja.

Cara Membuat Hotteok di Rumah

Membuat hotteok di rumah sangat menyenangkan dan hasilnya tidak kalah enak dari pedagang jalanan. Kunci utamanya adalah kesabaran menunggu adonan mengembang sempurna. Berikut langkah langkah membuat hotteok yang lezat:

  1. Aktifkan ragi dengan mencampurkan susu hangat, gula, dan ragi lalu diamkan 5 menit
  2. Campurkan tepung terigu, tepung beras ketan, dan garam dalam mangkuk besar
  3. Tuang campuran ragi ke dalam tepung dan aduk hingga menyatu
  4. Tambahkan minyak sayur dan uleni sebentar hingga adonan halus
  5. Tutup mangkuk dengan plastik wrap dan diamkan 1 hingga 2 jam
  6. Siapkan isian dengan mencampur gula merah, kayu manis, dan kacang cincang
  7. Setelah adonan mengembang, kempiskan dan bagi menjadi beberapa bagian
  8. Pipihkan satu bagian adonan, isi dengan campuran gula, lalu tutup rapat
  9. Goreng dalam minyak panas sambil ditekan pipih dengan spatula
  10. Balik dan goreng hingga kedua sisi kecokelatan

Hotteok paling nikmat disajikan langsung setelah digoreng. Hati hati saat makan karena isian gula yang meleleh sangat panas. Biarkan sebentar agar tidak membakar lidah.

Jenis Hotteok yang Populer di Korea

Seiring waktu, pedagang Korea menciptakan berbagai variasi hotteok yang menarik. Kreativitas tanpa batas menghasilkan pilihan rasa yang beragam. Berikut beberapa jenis hotteok populer yang bisa ditemui di Korea:

Hotteok Klasik Versi paling umum dengan isian gula merah, kayu manis, dan kacang tanah. Rasanya manis dengan aroma kayu manis yang khas. Ini adalah jenis yang paling banyak dijual di jalanan Korea.

Ssiat Hotteok Variasi khas Busan yang digoreng lalu dibelah dan diisi aneka biji bijian. Isian meliputi biji bunga matahari, biji labu, kacang tanah, kenari, almond, dan kacang pinus. Teksturnya lebih renyah dan bergizi tinggi.

Cheese Hotteok Versi gurih dengan isian keju mozzarella yang meleleh. Beberapa pedagang menambahkan daun bawang cincang untuk rasa lebih kompleks. Cocok untuk yang tidak terlalu suka manis.

Japchae Hotteok Hotteok gurih berisi japchae yaitu mie kaca Korea dengan sayuran. Rasanya gurih dan mengenyangkan seperti makanan utama. Ini pilihan tepat untuk makan siang ringan.

Nutella Hotteok Variasi modern dengan isian cokelat Nutella yang digemari anak muda. Rasanya manis legit dengan aroma cokelat hazelnut. Sangat cocok untuk pecinta cokelat.

Ssiat Hotteok Khas Busan yang Legendaris

Ssiat hotteok adalah variasi istimewa yang berasal dari kota Busan di Korea Selatan. Kata ssiat berarti biji dalam bahasa Korea. Variasi ini menjadi sangat terkenal setelah ditampilkan di acara TV populer 1 Night 2 Days oleh selebriti Lee Seung Gi.

Proses pembuatan ssiat hotteok sedikit berbeda dari versi klasik. Adonan dengan isian gula merah digoreng terlebih dahulu hingga matang. Kemudian hotteok dibelah di satu sisi dan diisi dengan campuran berbagai biji dan kacang. Isian ditambahkan setelah hotteok matang.

Kombinasi biji bijian yang digunakan sangat beragam dan bergizi:

  • Biji bunga matahari untuk tekstur renyah
  • Biji labu kaya akan zinc dan magnesium
  • Kacang tanah yang gurih dan mengenyangkan
  • Kenari dengan lemak sehat untuk otak
  • Almond yang kaya vitamin E
  • Kacang pinus yang lembut dan harum

Ssiat hotteok biasanya disajikan dalam cangkir kertas kecil agar mudah dimakan sambil jalan. Pedagang di BIFF Square Busan sangat terkenal dengan ssiat hotteok terenak. Antriannya selalu panjang tetapi bergerak cepat.

Tips Membuat Hotteok yang Sempurna

Membuat hotteok yang sempurna membutuhkan beberapa trik khusus. Berikut tips dari para ahli untuk menghasilkanhotteok terbaik di rumah:

Suhu Adonan Gunakan susu atau air dengan suhu hangat sekitar 37 derajat Celsius. Suhu yang tepat membantu ragi bekerja optimal. Terlalu panas akan membunuh ragi dan terlalu dingin membuat fermentasi lambat.

Waktu Fermentasi Biarkan adonan mengembang cukup lama hingga dua kali lipat ukuran awal. Fermentasi yang cukup membuathotteok lebih empuk dan kenyal. Jangan terburu buru memotong waktu fermentasi.

Minyak di Tangan Olesi tangan dengan minyak saat membentuk adonan. Adonan hotteok sangat lengket dan sulit ditangani tanpa minyak. Ini juga mencegah adonan sobek saat diisi.

ApiSedang Gorenghotteok dengan api sedang agar matang merata. Api terlalu besar membuat bagian luar gosong sebelum isian meleleh. Api terlalu kecil membuathotteok menyerap terlalu banyak minyak.

Tekan Perlahan Gunakan spatula atau alat presshotteok untuk memipihkan adonan di wajan. Tekan perlahan agar isian tidak bocor keluar. Ketebalan ideal sekitar setengah sentimeter.

Tempat Terbaik MenikmatiHotteok di Korea

Bagi yang berkunjung ke Korea, ada beberapa tempat legendaris untuk menikmatihotteok terenak. Pedagang jalanan di lokasi ini sudah terkenal dengan kualitashotteok mereka.

Namdaemun Market Seoul Pasar tradisional terbesar di Korea dengan banyak pedaganghotteok. Suasananya sangat ramai dan otentik. Hotteok di sini terkenal dengan adonan yang empuk sempurna.

BIFF Square Busan Lokasi paling terkenal untuk ssiathotteok. Cari stan dengan antrian panjang karena biasanya itu yang terenak. Pedagang di sini sudah berjualan puluhan tahun.

Myeongdong Seoul Kawasan belanja populer dengan banyak pedagang jajanan jalanan. Hotteok di sini cocok dicoba sambil berbelanja. Harganya sedikit lebih mahal karena lokasi wisata.

Gwangjang Market Seoul Pasar tradisional yang terkenal dengan aneka jajanan Korea. Selainhotteok ada banyak makanan lain yang bisa dicoba. Suasananya sangat lokal dan autentik.

Harga hotteok di Korea sangat terjangkau sekitar 1.000 hingga 2.000 won per buah. Setara dengan sekitar 10.000 hingga 20.000 rupiah saja. Murah dan mengenyangkan untuk ukuran camilan.

Hotteok sebagai Comfort Food Musim Dingin

Hotteok memiliki tempat khusus dalam budaya kuliner Korea sebagai comfort food. Jajanan ini sangat identik dengan musim dingin dan kenangan masa kecil banyak orang Korea. Makanhotteok panas di tengah salju adalah pengalaman yang tidak terlupakan.

Bagi orang Korea, hotteok bukan sekadar makanan tetapi juga nostalgia. Banyak yang ingat masa kecil membelihotteok sepulang sekolah di musim dingin. Ibu ibu Korea juga sering membuathotteok di rumah untuk anak anak mereka.

Hotteok juga menjadi simbol kehangatan dan kebersamaan. Berbagihotteok panas dengan teman atau keluarga menciptakan momen berharga. Uap panas yang mengepul darihotteok baru matang selalu membawa senyum.

Di luar Korea, hotteok semakin populer berkat drama Korea dan konten kuliner di media sosial. Banyak restoran Korea di berbagai negara kini menyajikanhotteok. Beberapa kafe juga berkreasi dengan topping es krim atau saus cokelat.

Nilai Gizi dan ManfaatHotteok

Meski tergolong camilan manis, hotteok memiliki beberapa nilai gizi yang baik terutama dari isiannya. Kacang kacangan dan biji bijian dalamhotteok menyumbang protein dan lemak sehat. Tepung beras ketan juga lebih mudah dicerna dibanding tepung biasa.

Kandungan gizi dalam satu buahhotteok klasik:

  • Kalori sekitar 250 hingga 300 kkal
  • Karbohidrat dari tepung dan gula
  • Protein dari kacang kacangan
  • Lemak sehat dari biji bijian
  • Serat dari kacang dan biji

Tentu saja hotteok sebaiknya dinikmati dalam jumlah wajar. Kandungan gula dan minyak goreng membuatnya cukup tinggi kalori. Satu atau dua buah sudah cukup untuk camilan yang memuaskan.

Untuk versi lebih sehat, bisa mengurangi jumlah gula dalam isian. Menambahkan lebih banyak biji bijian juga meningkatkan nilai gizi. Beberapa orang juga membuathotteok panggang alih alih digoreng.

Kesimpulan

Hotteok adalah pancake manis khas Korea yang memiliki sejarah panjang sejak abad ke-19 dari pedagang Tiongkok. Dengan tekstur renyah di luar dan lembut kenyal di dalam, hotteok menjadi jajanan jalanan favorit terutama saat musim dingin. Berbagai variasi seperti ssiathotteok dari Busan, cheesehotteok, hingga Nutellahotteok menawarkan pilihan rasa yang beragam. Membuathotteok di rumah cukup mudah dengan bahan sederhana dan hasil yang tidak kalah lezat dari pedagang jalanan Korea.

Jelajahi Artikel Lain yang Tak Kalah Menarik Tentang: Food

Baca juga artikel lainnya: Kongguksu: Mie Dingin Korea dengan Kuah Susu Kedelai Segar

Author